Apa yang harus dilakukan untuk menjaga diri Anda dan orang lain aman dari COVID-19
- Pertahankan jarak setidaknya 1 meter antara Anda dan orang lain untuk mengurangi risiko infeksi saat mereka batuk, bersin, atau berbicara. Pertahankan jarak yang lebih jauh antara Anda dan orang lain saat berada di dalam ruangan. Semakin jauh, semakin baik.
- Jadikan memakai topeng sebagai hal yang biasa saat berada di sekitar orang lain. Penggunaan, penyimpanan dan pembersihan atau pembuangan yang tepat sangat penting untuk membuat masker seefektif mungkin.
Berikut dasar-dasar cara memakai masker :
- Bersihkan tangan Anda sebelum Anda mengenakan masker, serta sebelum dan sesudah Anda melepasnya, dan setelah Anda menyentuhnya kapan saja.
- Pastikan itu menutupi hidung, mulut, dan dagu Anda.
- Saat Anda melepas masker, simpan di dalam kantong plastik bersih, dan cuci setiap hari jika menggunakan masker kain, atau buang masker medis di tempat sampah.
- Jangan gunakan masker dengan katup.
- Untuk lebih spesifik tentang jenis masker yang akan dipakai dan kapan, baca Tanya Jawab kami dan tonton video kami . Ada juga sesi tanya jawab yang berfokus pada topeng dan anak-anak .
- Cari tahu lebih banyak tentang ilmu pengetahuan tentang bagaimana COVID-19 menginfeksi orang dan tubuh kita bereaksi dengan menonton atau membaca wawancara ini .
- Untuk saran khusus bagi pengambil keputusan, lihat panduan teknis WHO .
Bagaimana membuat lingkungan Anda lebih aman
- Hindari 3C: ruang yang c losed, c rowded atau melibatkan c kontak kalah.
- Wabah dilaporkan terjadi di restoran, tempat latihan paduan suara, kelas kebugaran, klub malam, kantor, dan tempat ibadah tempat orang berkumpul, sering kali di tempat yang ramai di mana mereka berbicara dengan keras, berteriak, bernapas berat, atau bernyanyi.
- Risiko tertular COVID-19 lebih tinggi di ruang yang ramai dan tidak berventilasi memadai di mana orang yang terinfeksi menghabiskan waktu lama bersama dalam jarak yang dekat. Lingkungan ini adalah tempat virus tampaknya menyebar melalui tetesan pernapasan atau aerosol dengan lebih efisien, jadi tindakan pencegahan bahkan lebih penting.
- Temui orang-orang di luar. Pertemuan di luar ruangan lebih aman daripada pertemuan di dalam ruangan, terutama jika ruangan dalam ruangan kecil dan tanpa udara luar yang masuk.
- Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengadakan acara seperti pertemuan keluarga, pertandingan sepak bola anak-anak, dan acara keluarga, baca Tanya Jawab kami tentang pertemuan umum kecil .
- Hindari pengaturan yang ramai atau dalam ruangan tetapi jika Anda tidak bisa, maka berhati-hatilah:
- Buka jendela. Tingkatkan jumlah 'ventilasi alami' saat berada di dalam ruangan.
- WHO telah menerbitkan Tanya Jawab tentang ventilasi dan AC untuk masyarakat umum dan orang-orang yang mengelola ruang dan bangunan publik .
- Kenakan masker (lihat di atas untuk lebih jelasnya).
Jangan lupakan dasar-dasar kebersihan yang baik
- Bersihkan tangan Anda secara teratur dan menyeluruh dengan antiseptik berbasis alkohol atau cuci dengan sabun dan air. Ini menghilangkan kuman termasuk virus yang mungkin ada di tangan Anda.
- Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda. Tangan menyentuh banyak permukaan dan bisa terkena virus. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut Anda. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh Anda dan menginfeksi Anda.
- Tutupi mulut dan hidung dengan siku atau tisu yang tertekuk saat batuk atau bersin . Kemudian segera buang tisu bekas ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan Anda. Dengan mengikuti 'kebersihan pernapasan' yang baik, Anda melindungi orang-orang di sekitar Anda dari virus yang menyebabkan pilek, flu, dan COVID-19 .
- Bersihkan dan disinfeksi permukaan secara berkala, terutama yang sering disentuh, seperti gagang pintu, keran, dan layar ponsel.
Apa yang harus dilakukan jika Anda merasa tidak enak badan
- Ketahui gejala lengkap COVID-19. Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, batuk kering, dan kelelahan. Gejala lain yang kurang umum dan dapat mempengaruhi beberapa pasien termasuk hilangnya rasa atau bau, sakit dan nyeri, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, mata merah, diare, atau ruam kulit.
- Tetap di rumah dan lakukan isolasi sendiri meskipun Anda mengalami gejala ringan seperti batuk, sakit kepala, demam ringan , hingga sembuh. Hubungi penyedia layanan kesehatan atau hotline Anda untuk mendapatkan nasihat. Minta seseorang membawakan Anda persediaan. Jika Anda perlu meninggalkan rumah atau memiliki seseorang di dekat Anda, kenakan masker untuk menghindari menulari orang lain.
- Jika Anda mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segera dapatkan bantuan medis. Hubungi dulu melalui telepon, jika Anda bisa dan ikuti arahan dari otoritas kesehatan setempat.
- Tetap up to date pada informasi terbaru dari sumber tepercaya, seperti WHO atau otoritas kesehatan lokal dan nasional Anda. Otoritas lokal dan nasional serta unit kesehatan masyarakat ditempatkan paling baik untuk memberi nasihat tentang apa yang harus dilakukan orang di daerah Anda untuk melindungi diri mereka sendiri.
Komentar
Posting Komentar